Sebetulnya membeli Lumia 535, yang di Jakarta dijual seharga 1,7 juta rupiah, dengan sistem operasi Windows Phone versi 8.1 adalah untuk mencoba-coba saja karena sebelumnya saya hanya terbiasa dengan Blackberry 10, Android (Jellybean dan Kitkat) dan iOS dari Apple. Namun dengan harga murah dan spesifikasi perangkat yang telah Quad Core dan dilengkapi akselerator grafis cukup menggoda. Spesifikasi lengkapnya lihat disini.
Kesan dan pengalaman pertama memakai Windows Phone 8.1 (Lumia 535) berdampingan dengan Android Kitkat secara intensif dalam satu minggu ini adalah terasa mirip saja dan tidak ada kendala berarti. Aplikasi yang saya gunakan secara intensif pada Lumia 535 adalah MS Office, BBM, Whatsapp, Google Mail, HERE Drive+, Internet Explorer (browser), aplikasi detik.com, aplikasi kompas.com, Photos, Camera.
Semuanya berjalan baik dan responsif, kecuali untuk BBM (masih versi Beta) dimana sesekali agak lambat ketika dibuka. Namun secara umum BBM dapat diterima / dipergunakan dan perpindahan akun dari gadget lama ke Lumia ini juga berjalan mulus. Khususnya untuk HERE Drive+ saya rasakan lebih akurat dibandingkan dengan Google Maps dalam membimbing rute perjalan menuju sejumlah tujuan di kota Jakarta. Yang agak unik adalah resolusi kamera depan dan kamera belakang yang sama 5 Mega pixel, kemampuannya pada "low light" atau pencahayaan yang kurang menurut saya cukup baik.
Perpindahan Contact ke Lumia juga sangat mudah karena sebelumnya semua Contact saya telah ada pada Gmail, jadi ketika akun Gmail diset pada Lumia maka secara otomatis semua contact ter-sinkronisasi secara otomatis.
[jakarta, 15jan15]
